Sarapan Nasi Ayam di Simpang Lima Semarang

Setelah Senin kemarin sarapan bubur ayam di Puncak, hari ini saya berkesempatan icip-icip makanan khas Semarang, nasi ayam. Nasi ayam sebenarnya mirip dengan nasi liwet Solo. Saya tidak tahu bedanya di mana, yang jelas di sini diberi nama nasi ayam.
Nasi liwet yang dilengkapi suwiran ayam, kuah santan, telor, dan sayur labu ini rasanya gurih-pedas. Lauk pelengkapnya sangat variatif.

Dari opor ayam sampai bermacam jeroan goreng. Cocok banget buat saya yang kelaparan setelah tadi pagi harus bangun jam 3 ngejar pesawat pertama. Di penerbangan memang dapat roti, tapi saya adalah orang Indonesia. Makan=nasi.
Oh iya, lokasi sarapan ini ada di sudut simpang lima depan matahari. Di sini ada dua penjual yang berbagi tempat. Yang satu namanya Bu Surip, satu lagi bernama Yu Nem.
Monggo, saya tak lanjut makan dulu ya..

 

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.