Yuk Mampir SPBU MURI Tegal

Di tulisan tentang mengendarai sedan di pantura saya sebutkan sebuah SPBU mantab di Tegal yang tenar dengan sebutan pom bensin MURI. Untuk yang pertama kali mendengarnya, pasti bertanya-tanya soal penamaan MURI ini. Apa hubungannya pom bensin dengan Museum Rekor Indonesia? Yuk, kita bahas di sini.

Saya pertama kali tahu pom bensin ini sekitar dua tahun lalu waktu saya nyetir sendirian dari Jakarta ke Demak. Saat itu saya jalan dari kawasan Simatupang Jaksel jam 2.30 siang. Karena kondisi lalu lintas yang lancar jaya, jam 7.30 malam saya sudah keluar tol Pejagan dan istirahat sejenak makan pecel lele. Setelah perut kenyang saya pun melanjutkan perjalanan melintasi kota Brebes dan Tegal. Sejam kemudian, persis setelah keluar dari Tegal kota, mata agak berat. Sepertinya gara-gara nambah nasi. Clingak clinguk cari pom bensin yang area parkirnya agak luas, akhirnya nemu pom bensin MURI ini. Posisinya di jalan raya pantura sebelah kiri jalan dari arah Tegal menuju Pemalang. Nama resmi jalan ini kalau tidak salah jalan Mayjen Soetoyo. Area parkirnya luas banget dan mayoritas diisi kendaraan pribadi.

Setelah sukses merem hampir sejam, saya ke toilet untuk menuntaskan panggilan alam sekalian sikat gigi biar seger. Di sini saya kaget sekaligus kagum. Jumlah tempat pipis dan kamar mandinya buanyak. Kalau tidak salah total ada 107. Dari jumlah toilet inilah nama MURI berasal. Yup! SPBU ini tercatat sebagai pemegang rekor pom bensin dengan jumlah toilet bersih terbanyak di Indonesia (atau bahkan di dunia?). Dengan jumlah sebanyak itu, tidak ada cerita antri toilet di SPBU ini. Kebersihannya pun perlu diacungi jempol. Dibandingkan mayoritas toilet di pom bensin sepanjang pantura, barangkali ini adalah salah satu yang terbaik. Pegawainya pun tidak nongkrong minta uang kebersihan. Pengelola menyediakan kotak tips diantara pintu keluar toilet pria dan perempuan. Nyaman dan tanpa paksaan.

Di bagian paling belakang terdapat kolam renang besar yang waktu saya mampir siang hari situasinya rame banget. Saya tidak tahu mereka ini penduduk lokal atau pelintas yang niat bawa baju renang. Mushola ada di bagian tengah seberang toilet, dan tepat di sampingnya adalah tepat istirahat/tidur yang bisa disewa dengan tarif 30 ribu per kasur (kalau tidak salah). Sementara di bagian depan ada convenience store (CVS) Bright yang menjual berbagai barang yang lazim ada di minimarket. Toko ini juga menjal minuman hangat dan makanan ringan. Sangat cocok untuk pengendara yang sedang butuh asupan kafein.

Jadi, kalau berkesempatan melintasi pantura dan belum pernah mampir, monggo singgah di SPBU MURI. Saya sangat merekomendasikan untuk anda yang mau istirahat singkat tapi berkualitas. Berikut foto-foto yang saya copy dari detiktravel.

 

This entry was posted in MOBIL, MOTOR. Bookmark the permalink.