Kenapa sih orang modif kendaraan?

awesome-modification-of-gt-r

Dari sebagian pengendara yang saya kenal, ada dua jenis manusia di muka bumi ini: penyuka modif dan penyuka standar pabrik. Di tulisan ini kita akan coba tebak isi kepala orang yang hobby-nya modif. Biar ga kepanjangan, motif penyuka standaran akan kita bahas terpisah.

Yuk, kita lihat satu per satu:

– Personalisasi kendaraan. Ini adalah alasan yang boleh jadi terdengar paling pas. Keinginan untuk eksis, lain daripada yang lain, dan menonjol saya pikir adalah hal yang manusiawi. Saya yakin banyak diantara kita yang sudah pernah lihat stiker bertulisan “motor/mobil aing kumaha aing”. Ya, si empunya kendaraan mau bilang kalau orang lain ga usah ngurusin selera modif kendaraan yang dia lakukan.

– Belum mampu beli aslinya. Saya pernah baca di detikoto ada orang India yang modif Honda City jadi Bugatti Veyron. Sah-sah saja meskipun sebenernya agak kasihan lihatnya. Di roda dua, yang beginian malah lazim banget ditemui di Indonesia. Tiger jadi Fireblade KW10, Vixion jadi M1 yang lagi diet ketat, atau Ninja 250R jadi Ducati 1198 abal-abal bukanlah barang asing atau sesuatu yang mengherankan. Orang rela mengeluarkan uang yang lebih besar dibanding harga kendaraannya demi mendapatkan tampilan ‘mahal’. Toh total biaya tetap lebih rendah dari harga kendaraan asli yang diidamkan.

– Tidak puas dengan bawaan pabrik. Banyak orang modif mesin dan perintilannya demi mengejar tambahan tenaga kuda. Ada pula yang ganti rem tromol jadi rem cakram, dan sebagainya. Intinya, buat orang-orang ini pabrikan ngasih barang nanggung atau punya potensi lebih.

– Kelebihan duit. Nah, kalau yang ini susah buat diganggu gugat. Namanya juga orang kaya. Terserah dia mau diapain uangnya.

honda veyron

modifikasi-motor-ninja-250-ala-model-ducati

modif-heboh

Extreme Harley-Davidson XR1200 monster bike

This entry was posted in MOBIL, MOTOR and tagged , . Bookmark the permalink.